Pengenalan IELTS listening dan Cara Mengerjakannya

Listening merupakan salah satu sesi dalam ujian IELTS. Untuk sesi ini, terbagi menjadi 4 task. Peserta akan mendengar 4 percakapan yang berbeda dan harus menjawab pertanyaan sesuai informasi yang ada di audio. Pada tes IELTS listening sendiri akan dibagi menjadi daily communication atau percakapan sehari – hari yang sifatnya cukup sering kita dengar.

Bukan hanya itu saja Anda juga akan mendengarkan tentang academic conversation dalam bentuk seminar atau pembelajaran. Dalam satu audio terkadang ada satu pembicara yang melakukan monolog atau dua pembicara yang melakukan dialog. Untuk mengerjakannya sendiri ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan, berikut di antaranya.

Baca dengan teliti
Sebelum Anda benar – benar mengerjakan IELTS listening, lebih baik Anda baca dengan teliti keseluruhan. Pastikan Anda benar – benar paham akan instruksi yang diberikan. Selain itu, baca juga soalnya untuk memperkirakan jawaban apa yang mungkin muncul atau diisikan. Pasalnya sebelum di mulai, Anda memang diberi waktu 30 detik. Waktu itulah yang bisa Anda gunakan untuk prediksi jawaban.

Anda bisa menggunakan preediksi secara grammar untuk mencari padu padan jawaban yang benar sesuai dengan grammar. Namun Anda juga bisa melakukan prediksi secara konteks dengan memahami apa yang mungkin dibahas pada audio nantinya.

Temukan kata kunci
Sebenarnya untuk IELTS listening sendiri lebih mudah, jika Anda menemukan kata kunci. Pastikan Anda memang bisa menemukan kata kunci. Kata kunci itulah yang akan menjadi petunjuk untuk Anda mengerjakan soal nantinya.

Waspada tentang paraphrase
Anda harus cukup berhati – hati dalam penggunaan paraphrase di IELTS listening. Pasalnya apa yang dibicarakan di audio terkadang tidak sama dengan apa yang ada di soal Anda. Misalnya saja, dalam soal ada kata “place”, pasti audio akan mengganti kata tersebut, biasanya dengan kata “area” atau “region” selama memiliki pengertian yang sama.

Waspada kata yang dikoreksi
Terkadang pada IELTS listening, Anda akan mendengar kata – kata yang dikoreksi. Oleh karena itu, Anda harus waspada akan hal itu. Biasanya ada beberapa informasi yang memang dikoreksi, seperti nama pembicara, alamat dan lain sebagainya. Untuk itu, Anda harus menggunakan informasi terakhir yang diberikan.

Perhatikan spelling
Untuk daily communication pada pembicara kebanyakan ada kata – kata yang dieja. Biasanya untuk soal IELTS listening, kata yang dieja adalah nama orang atau tempat yang memang tidak familier. Pastikan Anda menuliskan jawabab sesuai dengan ejaan yang diberikan. Hal ini juga berlaku untuk nomor telepon dan kode pos yang juga merupakan kombinasi angka dan huruf dan biasanya juga dieja.

Perhatikan penggunaan kata benda
Pada IELTS listening, perhatikan juga penggunaan benda, apakah itu plural atau singular. Perlu diingat bahwa penambahan “s” hanya untuk benda yang bisa dihitung saja atau countable noun.