Contoh Teks Eksposisi Dalam Seminar Hewan Ternak

perbedaan Akuntansi forensik dan audit investigatif

Contoh Teks Eksposisi Dalam Seminar Hewan Ternak – Dalam kesempatan ini saya akan membagikan contoh teks eksposisi dalam seminar hewan ternak. Limbah peternakan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, apalagi limbah tersebut dapat diperbaharui (renewable) selama ada ternak. Limbah ternak masih mengandung nutrisi atau zat padat yang potensial untuk dimanfaatkan. Limbah ternak kaya akan nutrient (zat makanan) seperti protein, lemak, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), vitamin, mineral, mikroba atau biota, dan zat-zat yang lain (unidentified subtances). Limbah ternak dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan ternak, pupuk organik, energi dan media pelbagai tujuan (Sihombing, 2002).

Contoh Teks Eksposisi Dalam Seminar Hewan Ternak

perbedaan Akuntansi forensik dan audit investigatif

Dalam teks seminar ini terdapat contoh teks eksposisi yang tersembunyi didalamnya. Untuk mencegah pencemaran atau untuk memanfaatkan kembali diperlukan biaya dan teknologi. Dengan demikian diperlukan suatu penanganan yang serius terhadap limbah itu sendiri agar dapat dimanfaatkan kembali atau paling tidak limbah tersebut tidak mencemari lingkungan sekitarnya. Dengan demikian salah satu penanganan limbah yang dapat mengurangi pencemaran dan dapat memberi manfaat bagi lingkungan salah satunya yaitu dengan menjadikannya pupuk organik.

Mahida (1992) menjelaskan bahwa limbah merupakan komponen penyebab pencemaran yang terdiri dari zat yang tidak mempunyai manfaat lagi bagi masyarakat. Pemanfaatan limbah peternakan terutama kotoran ternak dapt dianfaatkan sebagai pupuk organik, penggunaan pupuk kandang (manure) dapat meningkatkan unsur hara pada tanah, mengaktivasi mikrobiologi tanah dan memperbaiki struktur tanah. Kandungan Nitrogen, Posphat, dan Kalium sebagai unsur makro yang diperlukan tanaman. Kandungan tersebut dapat dilihat pada tabel 4.4. Kotoran ternak dapat juga dicampur dengan bahan organik lain untuk mempercepat proses pengomposan serta untuk meningkatkan kualitas kompos tersebut. Dapat kita lihat contoh teks eksposisi didalamnya.

Selain sebagai pupuk organik, limbah peternakan berupa urin dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik dan sebagai pestisida alami. Urin adalah sisa sekresi metabolisme oleh sapi, biasanya urin hanya dibuang begitusaja oleh petani. Urine sapi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair karena kandungan zat hara pada urine sapi, terutama kandungan nitrogen, fosfor, kalium, dan air lebih banyak Murniyati dan Safriani (2012). Selain sebagai pupuk cair, urine sapi dapat dimanfaatkan sebagai pestisida pembasmi hama pada tanaman. Menurut Marlina (2012) menyatakan bahwa sampai saat ini hanya urine sapi yang diketahui berkhasiat sebagai pestisida. Inilah contoh teks eksposisi yang dapat saya bagikan. Semoga artikel ini dapat menambah ilmu anda. Terima kasih.