Kalimat Majemuk Bertingkat Dalam Naskah Seminar

Kalimat Majemuk Bertingkat Dalam Naskah Seminar – Kali ini saya akan menjelaskan kalimat majemuk bertingkat dalam naskah seminar. Merupakan salah satu penyakit yang terdapat pada kuku sapi yang menyebabkan tekstur kuku mejadi lembek. Kuku sapi yang lembek disebabkan oleh banyak faktor yakni pemindahan sapi dari ladang pengembalaan ke jalan (gang way) yang keras, kotoran yang masuk diantara kuku, pertumbuhan kuku, terkena batu, kuku sapi yang tipis atau dari konsumsi pakan yang mengandung karbohidrat yang tinggi juga memicu kuku sapi menjadi lebih lembek. Ulser merupakan penyakit kuku yang menyerang kuku dari bagian tengah, dengan ciri-ciri kuku sapi keropos kedalam dan dapat menyebabkan kebusukan pada kuku. Pencegahan penyakit pada kuku sapi ini dilakukan pencelupan kaki setelah pemerahan dengan cupri sulfat, formalin serta sunlight sebagai campuran di foot bath.

Kalimat Majemuk Bertingkat Dalam Naskah Seminar

Dalam naskah seminar ini terdapat kalimat majemuk bertingkat yang disun dengan baik dan benar. Pencelupan kuku sapi di PT UPBS dilakukan secara rutin setiap bulan sekali yaitu pada tanggal 15, 16, dan 17. Selain itu, setiap sapi yang dikering kandang harus dilakukan pemotongan kuku agar sapi tersebut dapat menopang berat badannya. Wood block merupakan papan pijakan kaki yang digunakan sampai kuku sapi sehat kembali karena akan lepas dengan sendirinya. Penanganan pada sapi pincang ialah dengan pemotongan kuku dan pembersihan kuku hingga menemukan kuku yang tidak lembek serta memotong bagian mata kuku dengan seperti itu, akan membantu sapi nyaman untuk berjalan. Ketosis adalah penyakit gangguan metabolisme lemak karena kekurangan karbohidrat.

Hewan yang mudah terkena ketosis hendaknya diberi ransum energi sebelum melahirkan dan karbohidrat terus ditingkatkan secara bertahap setelah melahirkan. Penambahan mono profilen glukol (MPG) elektrolit ditujukan untuk penambahan energi bagi sapi-sapi yang berada di tempat transisi dan pasca melahirkan. Ketosis sering terjadi setelah beberapa hari sampai beberapa minggu setelah kelahiran normal. Gejala klinis yang terlihat hewan mengalami penurunan berat badan yang terus menerus. Inilah contoh penggunaan kalimat majemuk bertingkat.

Produksi susu menurun secara drastis, hipoglikemia, ketonuria, sapi selalu dalam keadaan berbaring, pernapasan dangkal dan berbau keton (kutek), bila konstipasi feses terbungkus lemak (Hariadi, 2011). Kejadian ketosis biasanya tampak dari BCS yang buruk. Dalam menegakkan diagnosa kasus ini dilakukan uji ketosis dengan menggunakan alat keton test ataupun gejala patognomonis dalam kejadian ketosis adalah bau keton dari nafas. Demikianlah kalimat majemuk bertingkat ang dapat saya jelaskan.