Kisah Inspiratif Penemu Obat Diabetes Kolagit

Bagi sebagian masyarakat tentunya belum banyak yang mengetahui mengenai obat diabetes kolagit. Obat ini adalah obat untuk penyakit diabetes yang terbuat dari gula tebu. Obat ini pertama kali diperkenalkanoleh Mahasiswa USU medan yaitu Gita Adinda Nasution. Menurutnya obat yang dia keluarkannya ini sangat ampuh untuk mengobati diabetes. Ide penciptaan produk ini sendiri adalah ketika dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar, sang ayah menderita penyakit diabetes yang membuat sang ayah menderita. Dengan kondisi yang seperti itu kemudian Gita kecil mulai rajin membawa buku mengenai obat herbal dan kemudian melakukan berbagai eksperimen namun usahannya belum menunjukan tanda-tanda keberhasilan.

Namun pada saat dia duduk di kelas 3 SMP suatu ide muncul tanpa disengaja. Yaitu dia memikirkan bahwa polio bisa disembuhkan dengan vaksin polio kemudian gigitan ular bisa disembuhkan dengan bisa ular, lalu kenapa penyakit diabetes tidak bisa disembuhkan dengan gula juga. Dengan pemikiranya yang seperti itu mulailah dia mencari obat dari gula tebu itu dengan melakukan berbagai eksperimen dan akhirnya mulailah dirinya menemukan titik terang. Hal ini dikarenakan dia menemukan ada satu senyawa dalam gula tebu itu yang dapat digunakan untuk menyembuhkan diabetes. Obat ini ramuannya tidak seratus persen gula tebu namun ada komposisi lainnya seperti serbuk kopi namun begitu obat ini dapat dijadikan obat diabetes paling ampuh. Kemudian penemuannya ini diberi nama obat diabetes Kolagit yang merupakan singkatan dari kop, gula, Gita.

Obat diabetes Kolagit ini kemudian diberikan kepada sang ayah. Setelah satu tahun mengkonsumsi obat ini ayahnya menunjukan tanda-tanda perubahan kondisi yang agak lebih baik dari sebelumnya. Semenjak saat itu sang ayah jarang memeriksakan keadaanya kepada dokter karena sebenarnya sang ayah kurang suka pergi ke dokter. Namun pada tahun 2012 sang ayah yang akan menunaikan ibadah haji mau tidak mau harus memeriksakan kesehatannya dan dia merasa terkejut karena gula darahnya normal. Semenjak saat itu sang ayah mulai menceritakan mengenai khasiat obat yang dibuat sang anak kepada orang sekelilingnya dan kemudian dari mulut ke mulut obat tersebut menjadi terkenal dan juga obat tersebut kini sudah diproduksi secara luas sehingga memudahkan bagi orang untuk mendapatkannya.