Bermain Peran Makro Merupakan pelajaran yang Menyenangkan untuk Anak

Ada dua jenis bermain peran, yaitu Bermain Peran Makro dan Micro. Bermain peran mikro, anak-anak belajar menjadi sutradara, memainkan boneka, dan mainan berukuran kecil seperti rumah-rumahan, kursi sofa mini, tempat tidur mini (seperti bermain boneka barbie). Biasanya mereka akan menciptakan percakapan sendiri. Dalam bermain peran makro, anak berperan menjadi seseorang yang mereka inginkan.

Saat bermain peran ini bisa menjadi ajang belajar bagi mereka, baik belajar membaca, berhitung, mempelajari proses/alur dalam mengerjakan sesuatu, mengenal tata tertib/tata cara di suatu tempat, yang semua ada dalam kehidupan kita. Tentu saja kita hanya cukup memberikan informasi sebelum mereka mulai bermain, dan atau lebih bik kalo kita terlibat dalam permainan tersebut agar kita bisa menggali imaginasi dan mengenalkan informasi yang ingin kita kenalkan. Mulailah mencari tahu dan bermain game yang menghasilkan uang melalui situs judi togel yang akan meberikan pelayanan terbaik kepada anda.

Misal : Kita ingin mengenalkan tentang Ikan (jenis, bagaimana ikan bisa terhidang di meja makan, kandungan gizi,profesi halal). Layout tempat bermain peran ini bisa diatur sedemikian rupa menjadi beberapa tempat yang berfungsi sebagai rumah, pasar, pantai, jangan lupa selalu sediakan space untuk masjid. Sediakan peralatan yang mendukung, tentu saja boleh buatan sendiri misal pancing-pancingan, jala-jalaan, kotak dijadikan sebagai timbangan.

Harus ada uang mainan (tanamkan konsep bahwa agar ikannya halal untuk dimakan harus dibeli menggunakan uang) Kenalkan proses distribusi mulai dari ikan ditangkap nelayan, dijual ke pasar ikan, dibeli oleh pembeli dan dimasak oleh ibu (secara tidak langsung mengenalkan profesi halal). Saat makan, informasikan kandungan gizi apa saja yang ada dalam ikan.

Dalam main sensorimotor anak melakukan sesuatu berulangkali untuk menikmati sesuatu yang baru dikuasai dan menegaskan kepada dirinya sendiri kemampuan yang baru diperoleh, misalnya anak mengayak pasir atau menepuk air dengan jari jemarinya karena ia menikmati efek tindakan ini dan senang akan kemampuannya.

Main ini utamanya dilakukan oleh anak-anak usia lahir hingga dua tahun, namun tetap penting sepanjang masa kanak-kanak. Kebutuhan akan main sensorimotor dipenuhi bilamana lingkungan bermain baik di dalam maupun di luar menyediakan kesempatan bagi anak untuk berinteraksi dengan berbagai tekstur. Bermain Peran Makrountuk anak ternyata memiliki nilai positif yang sangat besar.